Beranda DAERAH Polsek Jalsel Amankan Pelaku Penebangan Hutan Mangrove

Polsek Jalsel Amankan Pelaku Penebangan Hutan Mangrove

85
BERBAGI

 

Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan

JAILOLO – Kepolisian Sektor Jailolo Selatan (Jalsel) telah mengamankan para pelaku yang di duga melakukan penebang di lokasi hutan bakau (Mangrove ) dan pembeli bertempat di RT 03 Desa Sidangoli Dehe Kecamatan Jailolo Selatan sekitar pukul 11:00 WIT. Senin (9/18)

Kronologis Penangkapan sekitar Pukul 11.00 WIT Kapolsek Jailolo Selatan Ipda Wahyu Aji Wibowo S.tk.bersama anggota Polsek Jalsel turun ke RT 03 Desa Sidangoli Dehe dan mendapati jenis kayu Mangrove yang telah di potong dalam bentuk ukuran kecil.

Sementara itu, Polsek Jalsel Bersama anggota kembali Ke Makopolsek Jalsel kemudian mengamankan empat orang yang di duga sebagai pembeli kayu dari hasil penebangan di hutan bakau untuk dimintai keterangannya.

Adapun Identitas dari pembeli hasil penebangan hutan bakau diantaranya,AJ, IS, BB, BH.

Adapun Identitas yang diduga melakukan penebang dilokasi hutan bakau Mangrove diantaranya berinisial MD, N, N, K ,O ,T , M ,J , R.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak Polsek Jailolo Selatan yakni kayu Mangrove yang sudah dipotong dalam bentuk ukuran Kecil Kemudian di ikat Per ikat 10 potong kayu dengan jumlah barang bukti yang di amankan sebanyak 871 ikat.

Para penebang melakukan penebangan Di lokasi hutan bakau (Mangrove) kemudian hasil tebangan tersebut di jual pada membeli dengan harga per satu ikat seharga Rp 5.000 (Lima Ribu Rupiah).

Kapolsek Jailolo Selatan Wahyu Aji Wibowo kepada wartawan media ini mengatakan,” bahwa kegiatan penebangan di hutan bakau (Mangrove ) sudah berlangsung lama Kemudian sempat di hentikan pada tahun 1982 Pada saat itu Perusahan Barito di buka dan masyarakat Jailolo Selatan khusunya Desa Dehe sudah bekerja dan mendapat lapangan pekerjan yang layak, kemudian pada tahun 2006 perusahan di tutup barulah penebangan hutan bakau kembali di lakukan sampai dengan sekarang,” ungkapnya.

Lanjutnya,” yang pastinya kegiatan yang Di lakukan ini sudah merupakan sebagai salah satu mata pencarian masyarakat Desa Sidangoli Dehe RT 03 untuk mengghidupi keluarga dan kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Pihak Kepolisian Polsek Jailolo Selatan telah berkordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini pihak kehutanan agar dapat membuat pertemuan dan kemudian memberikan sosialisasi menyangkut dengan aturan dan dampak dari penebangan hutan Mangrove tersebut.

Meski demikian, sudah terjadi penebangan yang terlihat jelas bahwa nantinya mengalami bencana tetapi dari pihak pemerintah Desa (Pemdes- red) Sidangoli Dehe selama ini terlihat membiarkan penebangan itu terjadi.

 

Reporter: zulfikar saman

loading...