Beranda DAERAH Tingkatkan Disiplin Pegawai, Satpol-PP Kab.Halsel Razia ASN Yang Berkeliaran

Tingkatkan Disiplin Pegawai, Satpol-PP Kab.Halsel Razia ASN Yang Berkeliaran

101
BERBAGI
Razia Satpol-PP Terhadap ASN yang Berkeliaran

LABUHA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menggelar razia terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkeliaran di jam kantor, seperti di tempat-tempat umum yakni rumah makan, tempat ngopi, pasar dan juga pegawai yang keluar pada jam kantor menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat tanpa ada keterangan dari Pimpinan SKPD. Rabu (11/4)

Hal ini semata-mata untuk menerapkan kedisiplinan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

Kepala Bidang Penegak Hukum dan Perundangan-Undangan Satpol-PP Halsel M. Zaki Abdul Wahab mengatakan razia yang telah dilakukan dua hari ini, dilakukan bersama dengan kepolisian dalam hal ini Polisi Lalu Lintas (Polantas). Menurutnya karena razia ini nantinya akan mengganggu lalu lintas di jalan, karena itu pihaknya menggandeng Polres, untuk bisa mengatur jalannya lalu lintas ketika sedang melakukan razia pegawai.

“Karena kami tidak ada kewenangan dalam hal mengatur lalu lintas, olehnya itu kami melakukan kerjasama dengan Polantas untuk bisa menertibkan jalannya razia di jalan umum, agar razia ini tidak mengganggu pengendara yang lain” jelasnya.

Zaki juga mengatakan bukan hanya Polres, Satpol juga menggandeng Dinas Perhubungan, kerena menyangkut dengan jalan raya. Selain Polres Dan Perhubungan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) juga diikut sertakan untuk mendata nama-nama pegawai yang keluar tanpa ijin.

Lanjut Zaki, razia ini bisa melahirkan suatu proses pembinaan pegawai maupun pelayanan terhadap masyarakat pada jam-jam kerja agar bisa optimal,” sehingga pegawai tidak berada di luar kantor pada jam kerja” singkatnya.

Sementara itu, terkait sanksi yang akan diberikan kepada pegawai yang terkena razia, mantan Kabid Aset ini menjelaskan bahwa untuk saat ini Satpol-PP sedang berdiskusi dengan BKPPD dan atasan langsung dalam hal ini Bupati.

Menurutnya saat ini, pegawai yang terkena razia untuk tahapan pertama hanya ditertibkan kemudian didata dan dilepas, sedangkan tahapan berikutnya pegawai yang dirazia akan dijemput langsung oleh kepala Dinasnya, sekertaris maupun pejabat tertinggi di dinas masing-masing

Zaki juga berharap kepada BKPPD agar nama-nama yang terkena razia bisa dibacakan namanya pada saat Upacara Hari Disiplin Pegawai, sebagai sanksi moralir.

 

Reporter: Sahril H Hi Kasim