Beranda DAERAH Bupati Halsel Bakal Perjuangankan Pendidikan di Halsel

Bupati Halsel Bakal Perjuangankan Pendidikan di Halsel

82
BERBAGI
Bupati Halsel Bahrain Kasuba

LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Rapat evaluasi dan penandatanganan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) program “Guru Halsel Cerdas” (GHC) dan Madrasah Diniyah (Madin) yang dihadiri oleh Bupati Bahrain Kasuba, Pejabat Eselon II, III dan IV serta Guru GHC dan Madin se kabupaten Halsel, Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Kantor Bupati.Kamis (12/18)

Dalam sambutan Bupati Halsel Bahrain Kasuba menyampaikan bahwa kita akan berkomitmen kembali untuk memperjuangkan pendidikan di Halsel yang telah berjalan selama pemerintahan definitif ini.

“Ketika Pemerintah telah merekrut para guru GHC dan Madin berarti kita telah berkomitmen bahwa dengan semangat dan ketulusan hati serta sukarela dapat membantu pendidikan di Halsel”, pungkasnya.

Orang nomor satu di Halsel ini juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan selalu mendukung apapun program yang baik untuk pembangunan daerah ini

Bahrain berharap setelah penandatangan SPTJM ini para guru dapat melayani masyarakat guna meningkatkan pembangunan di sektor pendidikan.

Sebelumnya, Nurlaila Muhammad Selaku Kepala Dinas Pendidikan telah melaporkan bahwa untuk GHC di tahun 2017 sebanyak 1059 orang dan guru Madin sebanyak 311 orang, namun setelah di evaluasi, GHC untuk SD sekarang hanya 944 orang dan tidak lagi diangkat sebagai guru kontrak di tahun 2018 sebanyak 53 orang, sedangkan untuk guru Madin dari 311 yang direkrut ditahun 2018, sekarang tersisa 268 orang.

“Evaluasi ini benar-benar bagi guru yang tidak melaksanakan tugas dan ada juga yang mengundurkan diri dari Madin”, jelasnya

Ketua Tim Penggerak PKK ini juga menambahkan tujuan Dinas Pendidikan merekrut tenaga PTT untuk kontrak GHC dan Madin adalah untuk mengisi kekosongan di sekolah-sekolah yang kekurangan guru.

“Jika GHC dan Madin ini tidak lagi ditempatkan di sekolah yang telah memenuhi kuota guru di sekolah masing-masing, sesuai dengan surat tugas tidak menjalankan tugas maka secara tegas kami sampaikan agar silahkan mengundurkan diri karena ini komitmen bersama berdasarkan fakta integritas antara para guru dengan kami”, jelasnya

Selain itu Nurlaila juga menyampaikan bahwa 1059 GHC dan Madin di tahun 2017 telah terdaftar menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan dan sekarang Dinas Pendidikan juga telah mempersiapkan administrasi untuk mendapatkan polis asuransi kematian dari BPJS Ketenagakerjaan serta di tahun 2018 ini tepatnya pada bulan Mei pembayaran gaji GHC dan Masih sudah melalui bank yang ada di Kota Labuha.

Dirinya berharap komitmen ini dapat terjalin antara pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan dengan para guru karena setiap saat ada perubahan regulasi.

Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan SPTJM GHC dan guru Madin serta penyerahan surat tugas secara simbolis oleh Bupati Halsel yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan

Juga penandatanganan MOU antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tentang perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pembuatan akte kelahiran yang disaksikan oleh Bupati Halsel, Asisten serta Staf Ahli.

Reporter: Sahril H Hi Kasim