Beranda DAERAH Rizal Ramli: Bangsa Indonesia Harus Berterima Kasih ke Tidore

Rizal Ramli: Bangsa Indonesia Harus Berterima Kasih ke Tidore

134
BERBAGI

 

Rizal Ramli Bersama Yang Mulia Sultan Tidore H. Husain Syah

TIDORE – Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan bahwa bangsa Indonesia harus berterima kasih kepada Kesultanan Tidore, sebab tanpa Tidore Indonesia tidak punya apa-apanya, Hal ini disampaikan oleh Rizal Ramli pada Hari Jadi Tidore (HJT) ke-910 saat ditemui wartawan media ini di Kadaton Kie Kesultanan Tidore.

Kedatangan Rizal Ramli pada HJT ke-910 merupakan salah satu tamu Istimewa bagi Tidore, selain sebagai tamu istimewa, ia juga di beri gelar adat sebagai “Ngofa Tidore” oleh yang mulia Jou Sultan Tidore H. Husain Syah. Kamis (12/4)

Ia kemudian menyampaikan bahwa Tidore yang sudah lama sekali dan berumur ke- 910 dan wilayah pengaruhnya sampai ke Moluku, Papua dan Pacific Anline,” seperti yang saya katakan tadi, rakyat Indonesia dan bangsa Indonesia harus berterima kasih dan berhutang budi, karena Sultan Tidore pada waktu itu lebih memilih bergabung dengan Indonesia” ungkapnya.

Menurutnya, dengan rasa persaudaraan sehingga beberapa opsi yang di tawarkan kepada Sultan Tidore pada waktu itu, ia kemudian lebih memilih bergabung dengan Indonesia,” Sultan Tidore pada waktu itu di kasih tiga opsi, yang pertama bangun negara sendiri, yang kedua bagian dengan dari Federasi Belanda dan yang ketiga bergabung dengan Indonesia, tapi Sultan Tidore lebih memilih bergabung dengan Indonesia”, ucapnya.

Lanjutnya, itu membuktikan bahwa Tidore, Ternate, Moluku dan Papua adalah bagian dari Indonesia,” Kalau tidak , kita tidak bisa menyanyikan lagu dari Sabang sampai Marouke, karena sepertiga Indonesia tidak ada” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa ini adalah hutang budi yang luar Biasa,” Nah sayang tingkat Kemakmuran, kesejahtraan , di Tidore, Ternate dan kepulauan – kepulauan Moluku masih ketinggalan jauh dibawah, harus ada usaha yang besar untuk menghormati pengorbanan Sultan Tidore dan kawan-kawan, Pemerintah pusat harus merumuskan terobosan yang besar dan bisa mempercepat kebutuhan ekonomi dan kesejahtraan,” pungkasnya.

Moluku ini kaya sekali, seperti saya katakan tadi, undang-undang Alokasi Subsidi itu kurang verr dan itu yang harus kita ubah sehingga Moluku, Ternate , Tidore yang sumber daya alamnya banyak dan juga ikannya banyak,” dan nanti pada waktunya kita umumkan langka insiatif Tidore, karena kita juga tidak boleh meninggalkan sudara-sudara kita,” jelasnya.

Selain itu  ia juga menyentil terkait dengan permintaan Sultan agar Tidore dijadikan Daerah Istimewah seperti, Jogja dan Aceh,” menurut saya itu permintaan yang wajar kita harus perjuangkan di Jakarta di kalangan elit agar supaya ada insiatif untuk mengubah nasib Tidore dalam bentuk daerah yang Istimewahkan,” tutupnya.

Reporter: Anto