Beranda DAERAH Wakil Bupati Halbar Mohon Tuhan dan Negara Lihat Jeritan Rakyat Halbar

Wakil Bupati Halbar Mohon Tuhan dan Negara Lihat Jeritan Rakyat Halbar

520
BERBAGI
Wakil Bupati Halbar, Ahmad Zakir Mando

JAILOLO – Wakil Bupati Halmahera Barat Ahmad Zakir Mando, memohon kepada Tuhan dan Negara untuk hadir menjawab jeritan masyarakat Halbar. Pasalnya, dalam segala konteks baik birokrasi, keuangan dan pembangunan diakui gagal.

Hal itu dikatakan wakil Bupati pada wartawan di Halaman Kantor Bupati Halbar, Wakil Bupati memohon Maaf kepada masyarakat karena tugas pengawasan kemasyarakatan, pembangunan dan keuangan pada birokrasi saat ini tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan yang terbatas dan dibatasi.

Meski begitu, sebagai anak negeri Wakil Bupati merasa memiliki kepedulian dan niatan baik mengabdi karena merasa punya tanggung Jawab secara moral terhadap jeritan rakyat.” Makanya sangatlah diharapkan kesadaran dari semua pihak dan semua unsur untuk mensatukan kekuatan untuk melihat jeritan masyarakat dalam segala konteks” jelasnya.

Dikatakan wakil Bupati, dalam cermatan pengawasan birokrasi sebagai penggerak pembangunan di negeri ini secara internal dalam konteks aktifitas rutinitas diakui menunjukan tidak punya roh birokrasi.

“Untuk itu secara internal sangat berharap agar menggembalikan roh birokrasi, agar birokrasi bisa berjalan karena ini tanggunghawab moral kepada masyarakat, Negara dan Tuhan.” pungkasnya. Selasa ( 17/4)

Wakil Bupati mengaku akan meminta kepada seluruh Imam dan Pendeta untuk mendoakan,” agar pemimpin di Halbar mendapatkan satu kekuatan untuk menjalankan roda pemerintahan kedepan yang lebih baik” ujarnya.

Terhadap pemimpin dan seluruh jajaran pemerintahan di Halbar diminta selalu dapat kekuatan, petunjuk untuk menjalankan roda pemerintahan secara baik,” Dan sebagai Wakil Bupati mengharapka seluruh Pejabat agar dalam komentar dalam pelaksanaan kegiatan harus realistis sesuai kondisi lapangan” ungkapnya.

Wakil mencontohi seperti komentarnya kabid binamarga PU-PUR Abdul Hamid Yusri, yang menyatakan bahwa telah teralisasi jalan going kedi dengan nomengklatur sirtu jalan Goin kedi. Padahal realitas lapangan itu hanya pengupasan jalan Goin kedi dan belum dilakukan sirtu.”Himbauan saya sebagai Wakil Bupati agar stop membohongi rakyat.” pintanya.

Dan diharapkan pekerjaan yang belum selesai dikerjakan agar segera diselesaikan,” guna masyarakat bisa merasakan dampak pembangunan di negeri ini” singkatnya.

Jeritan masyarakat dalam hasil pencermatan wakil Bupati, diseluruh kecamatan di titik-ititik perputaran seperti pasar sebagai pusat perputaran dan aktifitas transaksi masyarakat sangatlah menurun daya beli dan daya transaksi.

“Itu diakibatkan karena perputaran uang tidak terjadi di negeri ini. ITunes diakibatkan karena terlalu banyak proyek yang berada daerah ini dikelolah oleh pengusaha luar.” ucapnya.

Contoh lain kata Wakil Bupati, program yang dianggap gagal lain seperti program penanaman jagung. Pasalnya, ditahun 2016 sebanyak 3000 hektar program penanaman jagung gagal total dan ditutupi dengan tahun 2017 sebanyak 20,000 hektar. Itupun realisasi program hanya 1000 hektar.”Bole di lihat bibit dan pupuk tertampung di Kantor Desa. Ini diakibatkan karena program pemerintah daerah tidak mempertimbangkan krakter tani di masyarakat.”akunya.

Dirinya menghimbau agar proyek prioritas yang menjadi kebutuhan masyarakat yang belum selesai harus diselesaikan, seperti air bersih di pesisir Kecamatan Sahu dengan anggaaran 2017 sebesar Rp. 3 Miliar lebih.” tutupnya.

 

Reporter: zulfikar saman

loading...