Beranda DAERAH Bawaslu Halteng Ingatkan Untuk Tidak “Curi Star”

Bawaslu Halteng Ingatkan Untuk Tidak “Curi Star”

117
BERBAGI
Kordiv PHL, Husnul Husen 

WEDA – Bawaslu Halmahera Tengah menghimbau kepada seluruh Partai Politik se – Kabupaten Halmahera Tengah untuk tidak melakukan kampanye diluar jadwal sebagaimana yang telah diatur dalam PKPU No 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas PKPU No 7 Tahun 2017 tentang Tahapan.

Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019. Jadwal Kampanye calon DPR, DPD dan DPRD serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden jika dilihat di PKPU No 5 Tahun 2018 dimulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019. Rabu (29/8).

Ketentuan Pidana pada Pasal 492 UU No 7 Tahun 2017 ; Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye Pemilu diluar jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten /Kota untuk setiap Peserta Pemilu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 276 ayat (2), dipidana dengan Pidana kurungan Paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,- (dua belas juta rupiah)

Hal tersebut Juga ditegaskan dengan adanya surat edaran nomor 0315/K.Bawaslu/PM.00.00/II/2018 oleh Bawaslu RI perihal Pengawasan pelaksanaan Kampanye Pemilu Kepada Partai Politik Peserta Pemilu sebelum Jadwal Tahapan kampanye pada tanggal 28 Februari 2018.

Selain Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Kordiv Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Husnul Husen SE, memberikan peringatan kepada pengurus Partai Politik (Parpol) dan Bakal Calon Legeslatif ( Bacaleg) agar tidak melakukan tindakan curi star berkampanye

Ia juga memberikan peringatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Halmahera Tengah dimana merupakan wilayah kerja Kordiv pengawasan.” Himbauan ini dalam rangka memasuki momen pemilu serentak yakni pemilihan Presiden, DPD RI, dan DPR pada tahun 2019 nanti.” ujarnya.

Kepada kabardaerah.com, via WhatsApp Kordiv Pengawasan, Husnul Husen SE, mengatakan selain para pengurus Parpol dan para Bacaleg yang akan melakukan kampanye mendahului tahapan pelaksanaan pemilu, dan juga terus memberikan peringatan kepada seluruh ASN yang bertugas di Kabupaten baik Kecamatan se – Halmahera Tengah agar tidak sekali – kali mengkampanyekan dan mensosialisasi para calon baik melalui Media Sosial maupun sosialisasi secara langsung.

Di dalam aturan sudah jelas yaitu Pasal 494 Undang-Undang No 7 Tahun 2007 yang juga diatur dalam PKPU No 5, maka jika diketahui apabila ada ASN maupun para pemerintah Desa Sekalipun yang melakukan sosialisasi kampanye atau mempromosikan caleg maupun Calon Presiden maka akan kami panggil dan dimintai pertanggujawaban.

Husnul juga menyampaikan jika tahapan pelaksanaan Pemilu sesuai dengan Jadwal tahapan masa kampanye untuk Pemilu 2019, akan dimulai pada tanggal 23 September 2018.” Oleh karena itu Partai politik pun dilarang melakukan aktivitas kampanye sebelum tanggal 23 September.” Ujarnya.

Kampanye untuk Pemilu 2019 di lakukan 3 hari setelah Penetapan DCT oleh KPU Penetapan DCT pada tanggal 20 September 2018, ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5.” Dan secara tegas, dilarang Kampanye lewat media, baik itu media Eletronik maupun Media Cetak sebelum penetapan,” tegasnya.

Reporter: Afandi Musei

loading...