Beranda DAERAH Dua Menteri Hadiri Pemancangan Proyek Di Kab.Halteng

Dua Menteri Hadiri Pemancangan Proyek Di Kab.Halteng

340
BERBAGI
Penandatanganan bersama

WEDA – Dua Menteri Kabinet Kerja Jokowi  bersama rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja (Kuker) di Tanjung Uli kawasan PT Weda Bay Nikel (WBN) dalam rangka menghadiri pemancangan tiang proyek PT Weda Bay Nikel sekitar pukul 12:00 WIT.

Kedua Menteri yang menghadiri pemancangan tiang proyek tersebut adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Ruhut Binsar Panjaitan.

Ide Megawati, bagian Kehumasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyampaikan bahwa PT IWIP adalah merupakan perusahaan patungan dari tiga Investor China Tiongkok, Yam Tsingshan, Huayou Zhenzhi. Kamis (30/8).

Industri ini akan dibangun dikawasan PT Weda Bay Nikel dengan total investasi mencapai Rp.10 Miliar Dollar America yang merupakan realisasi dari perjanjian antara Eramet Group (Perancis) dan Tsingshan, kemudian patner dengan PT Aneka Tambang (Antam) pada tahun 2018.

“Untuk mengembangkan deposit biji nikel dan 30 kt/Ni Nickel Pig Iron smelter sebagai smelter pertama yang di dalam Kawasan Industri Weda,” tandasnya.

Menurutnya, kawasan industri ini juga bertujuan untuk menarik berbagai kalangan investor untuk membangun fasilitas pengolahan industri hilir meliputi Nickel Sulfate (NiSO4), NCM/NCA, prekursor, sampai menghasilkan produk akhir berupa Li-ion baterai.

Presiden Direktur PT IWIP, Mr Xiang dalam sambutannya menyampaikan bahwa investasi tahap pertama senilai Rp.5 Miliar Dollar America atau senilai Rp.144 Triliun yang akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dan bakal menyerap tenaga kerja lokal kurang lebih 15.000 orang.

“Sehingga pertumbuhan di Provinsi Maluku Uatara dan dikawasan regional, akan meningkatkan lajunya perkembangan industry secara keseluruhan di wilayah Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Foto berasama

Selain itu, pihaknya konsisten mengikuti kaidah prinsip pembangunan yang berkelanjutan dengan mengedepankan perlindungan lingkungan dan pembangunan sosial di kawasan industri dan sekitarnya.

Hadir dalam acara peresmian tersebut diantaranya Menko bidang Maritim RI, Luhut Binsar Panjaitan, Deputi Kemenko Maritim, Ridwan, Kemenkomaritim, Roby Prakoso, Kemenkomaritim, Nio Anthony. Menteri perhubungan RI, Budi Karya sumadi, Kemenhub, Eko Supriyanto, Kemenhub, Arif Toha.

Sementara untuk Forkopimda Provinsi Maluku Utara, Gubernur Malut, KH Abdul Gani Kasuba Lc, Wakil Gubernur Malut. M Natsir Taib, Sultan Tidore, Husain Syah, Kapolda Malut, Brigjen Pol. Drs Naufal Yahya M.Sc, (ENG), Ketua DPRD Malut, Alien Mus, Kasdam XVI/Pattimura, Brigjen. Asep Setia Gunawan, Danrem 152/Babullah Ternate, Kajati Malut, Cornel Sianturi, Ketua Pengadilan Tinggi Malut, Kabinda Malut, Brigjen. Gatot Eko dan Dandrem, Kolonel. Endro Sutanto.

Untuk Forkopimda Kabupaten Halmahera Tengah, Bupati Halteng, Drs Edi Langkara MH, Wakil Bupati Halteng, Abd Rahim Odeyni SH, MH, Ketua DPRD Halteng, Rusmini Sadaralam SE, bersama anggota DPRD, Kapolres Halteng, AKBP. Andri Hariyanto S,Ik, Dandim 1505/Tidore Letkol Yayat Priyatna, Kajari Weda. L. Tedjo Sunarno M.Hum dan Sekda Halteng, Husen Nurdin MM serta seluruh para assisten, staf ahli dan pimpinan SKPD dilingkup Pemkab Halteng.

Reporter: Afandi Musei

loading...